Penyebab dan gejala kista ovarium

Semua wanita pasti memiliki dua indung telur atau yang biasa disebut dengan ovarium. Organ tersebut terletak disebelah kiri dan kanan rahim. Ukuran dari organ ovarium sebesar biji kenari. Organ ovarium ini mempunyai fungsi untuk memproduksi sel telur setiap bulan secara terus menerus mulai dari masa pubertas hingga masa menopause. Selain itu, ovarium juga menghasilkan hormon progesteron dan juga hormon estrogen.

Sayangnya, dikarenakan berbagai faktor, organ ovarium ini fungsinya sering terganggu. Salah satu gangguan yang sering terjadi adalah kista ovarium. Apa itu kista ovarium? Kista ovarium merupakan sebuah kantong yang berisi cairan, kantong tersebut berada di dalam ovarium. Terdapat 2 jenis kista ovarium yaitu kista fungsional dan kista yang berbahaya. Kista fungsional timbul sebagai bagian dari siklus menstruasi sedangkan kista berbahaya merupakan kista dengan sel abnormal yang berpotensi kanker.

Dalam pembentukannya, kista ovarium ada juga yang menimbulkan rasa sakit pada perut ataupun perut bagian bawah. Nah, rasa sakit tersebut disebabkan karena kista mengalami pecah karena meregagnya jaringan disekitarnya, terjadinya pendarahan pada kista, juga dikarenakan ukuran kista yang semakin membesar. Ukuran pada kista ini dapat mempengaruhi tekanan dan juga pergeseran pada organ lain disekitarnya.

Kebanyakan orang jika mendengar kista ovarium tentu akan takut, apalagi wanita karena kehadiran penyakit ini dapat berubah menjadi sesuatu yang menakutkan yaitu kanker yang bersifar ganas serta mematikan. Sebetulnya, kista ovarium tidak terlalu berbahaya. Namun karena tidak ditangani secara cepat dan tepat, maka kista ovarium tersebut dapat berubah menjadi penyakit ganas dan berbahaya.

Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya bahwa kista ovarium merupakan benjolan yang di dalamnya terdapat cairan dan berkembang pada indung telur wanita dan hal tersebut merupakan hal yang wajar. Kenapa begitu? Karena kista ovarium yang normal dapat menghilang dengan sendirinya dalam waktu tertentu, bahkan tanpa perlu melakukan perawatan tertentu.

Gejala kista ovarium

Berdasarkan keterangan menyebutkan bahwa kista ovarium pernah dialami oleh sebagian besar wanita. Namun jarang yang menyadarinya karena kista tersebut tidak menampakkan gejala serta dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa waktu tertentu. Namun berbeda dengan kista yang mempunyai ukuran besar, karena kista tersebut dapat mengakibatkan gejala yang cukup serius dan harus dilakukan tindakan operasi. Adapun beberapa gejala kista ovarium yang patut untuk diwaspadai diantaranya:

  • Siklus menstruasi tidak teratur
  • Adanya rasa nyeri dibagian tulang panggul
  • Frekuensi buang air kecil menjadi lebih sering
  • Mengalami masalah pencernaan
  • Mengalami sulit buang air besar
  • Sering mengalami perut kembung

Apabila Anda sudah mengalami beberapa gejala yang kami sebutkan di atas, kami rekomendasikan untuk segera memeriksakannya ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Biasanya dokter akan melakukan tindakan ginekologi yang bertujuan untuk mendiagnosis dari kista ovarium. Dalam proses tersebut, dokter akan memeriksa USG, organ vital dan juga tes darah. Berikut adalah penjelasannya:

  • USG (Ultrasonografi). Metode ini dilakukan bertujuan untuk dapat mendeteksi adanya kista ovarium dan juga untuk mengetahui ukurannya. Dalam pemeriksaan ini, biasanya dokter akan meletakkan alat USG nya pada perut atau panggul sehingga isi dari rongga perut Anda akan terlihatn pada layar.
  • Tes darah. Langkah ini dilakukan jika setelah melakukan USG (Ultrasonografi), kista sudah berbentu padat atau kista sudah mempunyai risiko yang tinggi untuk mengalami kanker ovarium.
  • Laparoskopi. Langkah ini dilakukan dengan cara membuat sayatan kecil, lalu setelah itu dokter akan memasukkan selang dengan ujungnya dilengkapi lamput serta kamera ke dalam lubang sayatan tersebut. Namun sebelum langkah ini dilakukan, biasanya dokter akan melakukan pembiusan terlebih dahulu.

Namun sebelum memeriksakan kondisi Anda ke dokter, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan, diantaranya:

  • Pahami terlebih dahulu gejala kista ovarium. Apabila Anda sudah merasakan salah satu atau beberapa dari gejala yang sudah kami sebutkan di atas, langkah selanjutnya adalah Anda catat apa saja gejala yang sudah Anda rasakan. Pendataan ini juga bertujuan jika Anda mengalami gejala selain dari gejala kista ovarium.
  • Persiapkan beberapa pertanyaan yang hendak Anda tanyakan ke dokter, seperti tes apa saja yang akan dilakukan dalam penanganan kista ovarium yang sudah Anda alami, apakah kista ovarium tersebut dapat hilang dengan sendirinya, dan pertanyaan lain yang hendak Anda ajukan.
  • Alangkah baiknya untuk menuliskan apa saja obat-obatan atau suplemen yang telah Anda konsumsi.
  • Alangkah baiknya Anda mengajak keluarga atau kerabat dekat untuk menemani Anda dalam proses pemeriksaan ke dokter.

Setelah semua pemeriksaan dari dokter selesai, pastikan bahwa Anda sudah memahami semua hal yang dokter sampaikan. Apabila masih terdapat hal yang belum Anda mengerti atau masih ada informasi yang belum Anda sampaikan ke dokter, mohon untuk diselesaikan.

Selain itu, perlu Anda ketahui bahwa tidak semua kista harus dilakukan penanganan medis. Dan seperti yang sudah kami terangkan sebelumnya, bahwa ada jenis kista yang disebut dengan kista fungsional. Nah kista jenis ini berhubungan dengan siklus menstruasi dan kebanyakan tidak berbahaya. Kabar baiknya adalah kista jenis ini dapat menghilang dengan sendiri dalam waktu tertentu.

Penyebab kista ovarium

Kista ovarium sebetulnya tidak berbahaya, apalagi jika dilakukan tindakan penanganan secara dini di awal perkembangan atau pembentukannya. Dan kista dapat menjadi lebih mengerikan dan ganas yaitu menjadi kanker ovarium. Utamanya jika:

  • Telah berusia antara 50-60 tahun
  • Telah mengalami menopause
  • Mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit kanker ovarium
  • Mengalami kanker payudara
  • Sering merokok
  • Pernah memakai obat-obatan yang berhubungan dengan kesuburan
  • Belum pernah hamil
  • Pernah melakukan terapi hormon setelah menopause

Sudah selayaknya Anda memeriksakan diri ke dokter jika sudah merasakan kekhawatiran akan bahaya penyakit kista ovarium, karena dengan dilakukannya diagnosis, penyakit kista dapat diatasi dengan baik dan juga risiko terhadap komplikasi pun akan relatif lebih rendah.