Ciri ciri jantung lemah dan penyebabnya

Diantara semua jenis organ yang terdapat dalam tubuh, jantung merupakan salah satu organ yang sangat penting. Bisa Anda bayangkan apabila jantung mengalami masalah dan kinerjanya sudah mulai menurun, pasti hal tersebut akan sangat berbahaya. Masalah pada jantung tentu merupakan hal yang serius. Maka dari itu, sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi, maka sebaiknya Anda senantiasa menjaga kesehatan jantung.

Dengan terus bertambahnya usia, tubuh akan lebih mudah dan rentan terhadap berbagai macam penyakit, ditambah lagi dengan kinerja jantung yang menurun dan lemah. Keadaan di mana kinerja jantung sudah mulai melemah disebut dengan penyakit jantung lemah. Itu berarti, organ jantung sudah tidak lagi dapat bekerja dengan maksimal memompa darah ke seluruh tubuh.

Kinerja jantung yang lemah ini akan semakin memburuk jika ditambah lagi dengan berbagai macam gangguan pada organ lain yang juga dapat ikut mempengaruhi terhadap kinerja jantung seperti kekurangan oksigen akibat penyempitan pada pembuluh darah yang dipicu oleh jantung koroner, bertambahnya massa otot akibat adanya hipertensi, adanya infeksi pada otot jantung, dll.

Jantung lemah juga dapat menjadi pertanda bahwa penderitanya berpotensi untuk mengalami serangan jantung. Jika diibaratkan sebuah mesin, apabila dioperasikan secara terus menerus tanpa henti, pasti akan mengalami kerusakan. Begitu juga dengan organ jantung yang terus menerus bekerja tanpa henti, pasti akan ada masanya ketika kinerja jantung mulai menurun dan tidak dapat bekerja secara maksimal.

Penderita jantung lemah, detak jantungnya menjadi lebih kencang karena untuk dapat mengimbangi aliran atau pasokan darah ke seluruh tubuh. Sehingga tak heran, penderita jantung lemah akan mudah sekali mengalami kelelahan, batuk-batuk, dan juga sesak napas. Selain itu, dengan adanya pembengkakan pada tungkai, aliran darah yang masuk ke jantung menjadi terhambat, sehingga tekanan darah sulit untuk dapat terkontrol.

Berbagai gejala yang diakibatkan oleh jantung lemah berbeda-beda, ada yang ringan sampai yang berat. Selain itu, penyakit jantung lemah juga dapat berpotensi menimbulkan jantung koroner. Dalam keadaan jantung lemah, organ jantung akan memprioritaskan energi untuk memompa darah, sehingga sudah tidak ada kesempatan lagi bagi jantung untuk dapat menormalkan fungsinya. Akhirnya, terjadilah penyempitan pada pembuluh koroner.

Adapun gejala penyakit jantung lemah yang paling terlihat diantaranya jantung berdebar-debar tanpa alasan yang jelas, mudah merasa lelah, mudah kaget, dan mengeluarkan keringat dingin. Disamping itu, gejala juga bisa terlihat di bagian wajah yang sembab dan perut yang buncit. Hal yang paling mudah dan sederhana untuk dapat mencegah atau setidaknya meminimalisir penyakit jantung lemah adalah dengan cara mengurangi konsumsi garam.

Penyebab jantung lemah

Lemah jantung dapat dipicu oleh berbagai macam hal, salah satunya adalah adanya sumbatan yang berada pada saluran jantung. Akibatnya, darah tidak dapat termpompa dengan maksimal ke seluruh tubuh. Dan berikut ini kami ulas lebih lanjut beberapa penyebab jantung lemah lainnya, seperti berikut ini:

  • Faktor keturunan. Ini menjadi hal yang sulit untuk dihindari, karena jantung lemah dapat dipicu dari seseorang yang lahir dari keluarga yang sudah menderita jantung lemah sebelumnya.
  • Adanya masalah pada jantung. Jika hal ini sudah terjadi, maka sudah bisa dipastikan bahwa organ jantung tidak akan berfungsi dengan baik. Seiring dengan bertambahnya usia, secara alamiah, jantung mengalami penurunan kinerja. Hal ini juga disebabkan karena kurangnya oksigen pada jantung karena adanya penyempitan pembuluh darah.
  • Kondisi darah. Penyakit jantung lemah juga dipengaruhi oleh kondisi darah penderitanya. Aliran darah yang dihasilkan tergantung dari kondisi darahnya, apakah mengalami tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah, atau normal. Hal tersebut juga berhubungan dengan kinerja jantung ketika memompa darah.

Gejala dan ciri ciri penyakit jantung lemah

  • Sesak napas. Hal ini sering sekali dirasakan oleh para penderita jantung lemah karena organ jantungnya sudah tidak dapat lagi berfungsi secara maksimal karena kinerjanya melemah. Sesak napas ini biasanya terjadi ketika sedang melakukan olahraga ataupun kegiatan lainnya.
  • Batuk kronis. Adanya penumpukan cairan pada paru-paru merupakan salah satu hal yang memicu terjadinya batuk kronis yang sulit disembuhkan. Selain itu, batuk kronis juga dapat terlihat ketika mengeluarkan dahak dengan campuran darah.
  • Nafsu makan berkurang. Walaupun sistem pencernaan dan juga hati berfungsi dengan baik, namun dikarenakan minimnya pasokan darah akan menyebabkan berat badan menurun. Dan juga timbulnya rasa kenyang atau rasa mual sehingga pada akhirnya nafsu makan pun berkurang. Belum lagi ditambah dengan berbagai faktor lain yang dapat menghambat nafsu makan.
  • Mudah lelah. Ketika jantung kondisinya sudah melemah, maka darah tidak akan terpompa dengan baik ke seluruh tubuh. Dan ketika pasokan darah berkurang, maka otomatis tubuh pun akan dengan mudah merasa lelah. Sebagai gantinya, pasokan darah yang berada di bagian tubuh yang kurang begitu penting seperti pada lengan dan kaki akan dialihkan ke bagian tubuh yang lebih membutuhkan yaitu jantung dan otak. Maka tak heran, penderita jantung lemah sulit untuk dapat beraktivitas.

Cara mengobati jantung lemah

Layaknya penyakit lain, jantung lemah juga dapat dibantu dengan berbagai macam metode pengobatan, mulai dari metode yang sederhana sampai juga metode yang lebih kompleks. Maulai dari langkah pencegahan sampai kepada langkah pengobatan. Tidak hanya terpaku kepada satu metode saja. Cara mengatasi jantung lemah dapat dilakukan dengan cara melakukan hal sederhana seperti:

  • Melakukan olahraga ringan. Sejatinya, olahraga tidak hanya disarankan untuk orang yang kurang sehat saja, karena olahraga tentu baik untuk dilakukan oleh semua orang. Olahraga memiliki banyak sekali benefit untuk kesehatan, mengurangi risiko berbagai macam penyakit, menjadikan tubuh lebih fit, dan masih banyak lagi. Lalu, olahraga seperti apa yang disarankan untuk penderita jantung lemah? Bagi penderita jantung lemah lebih disarankan untuk menjalankan olahraga ringan, minimal 30 menit dengan rutin.
  • Sebisa mungkin, berhenti merokok. Salah satu penyebab yang dapat memicu terjadinya berbagai macam penyakit kronis dan berbahaya adalah dari rokok. Penyakit seperti jantung koroner, kolesterol, hipertensi, dll juga disebabkan rokok. Asap rokok dapat membuat kinerja jantung menjadi terhambat. Maka dari itu, dengan segala kerendahan, kesadaran serta kepedulian kami kepada Anda, sebisa mungkin menghindari rokok (jika Anda perokok aktif) dan rasakan kualitas hidup yang jauh lebih baik!
  • Menurunkan berat badan. Karena berat badan yang berlebihan tentu akan memperlambat kinerja organ jantung. Maka, dengan menurunkan berat badan maka kinerja jantung akan lebih maksimal. Bukan hanya penyakit jantung saja, kelebihan berat badan juga dapat memicu terjadinya berbagai macam penyakit lain seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes, dan juga stroke.
  • Mengurangi asupan lemak. Tidak hanya untuk penderita penyakit jantung lemah saja, makanan yang banyak mengandung lemak juga harus dikurangi oleh semua orang, karena efeknya kurang bagus terhadap kesehatan. Selain makanan berlemak, konsumsi makanan cepat saji yang kurang begitu bermanfaat juga harus dikurangi. Kami sarankan untuk lebih banyak mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi seperti sayuran dan buah-buahan.
Tags: