Cara menghilangkan jerawat - Penyebab timbulnya jerawat

Cara menghilangkan jerawat dengan bahan alami

CARA MENGHILANGKAN JERAWAT – Memiliki wajah yang mulus bebas jerawat tentu merupakan dambaan setiap orang. Baik itu pria maupun wanita. Namun apa jadinya ketika mempunyai kulit yang berjerawat? Hal tersebut tentu dapat membuat kita kurang percaya diri.

Jerawat atau dalam bahasa Inggris disebut Acne vulgaris merupakan gangguan pada kulit yang ditandai dengan adanya bintik-bintik dan peradangan yang disebabkan karena adanya sumbatan pada folikel (tempat tumbuhnya rambut) oleh minyak dan kulit mati.

Lubang yang terdapat pada kulit disebut dengan pori-pori sedangkan kelenjar yang memproduksi minyak di bawah permukaan kulit disebut dengan kelenjar sebasea. Nah, folikel rambut tadi berfungsi untuk menyambungkan pori-pori dengan kelenjar sebasea.

Jerawat biasanya muncul pada bagian-bagian tubuh tertentu, seperti bagian wajah, punggung, leher, dada dan bahkan juga bagian tubuh lainnya. Karena jerawat terdiri dari beberapa jenis, maka penanganan serta pengobatannya pun tentu berbeda.

Bentuk dari bintik-bintik tersebut tentu bermacam macam. Ada yang ringan, contohnya komedo putih atau komedo hitam. Namun ada juga yang tergolong berat, seperti bintik-bintik yang berisi kista dan nanah. Umumnya, bintik-bintik yang tergolong berat akan menyisakan bekas luka pada kulit.

Gangguan kulit akibat adanya jerawat ini dapat berpotensi menimbulkan adanya stres emosional serta menyisakan bekas jerawat. Semakin dini penanganannya, maka dapat memperkecil adanya risiko bekas jerawat dan efek emosional tersebut.

DAFTAR ISI

BACA  14 cara menghilangkan bekas jerawat secara alami

Gejala jerawat yang umumnya terjadi

Cara menghilangkan jerawat - Gejala jerawat
via unsplash.com @ scottwebb

Jerawat dapat ditandai dengan munculnya bintik-bintik pada permukaan kulit disertai dengan kulit berminyak. Selain itu, dapat pula mengakibatkan kulit menjadi terasa panas dan sakit ketika disentuh.

Dari beberapa bagian tubuh yang biasa ditumbuhi jerawat, wajah merupakan bagian yang paling sering. Setelah itu baru bagian punggung dan dada, dll.

Namun meskipun begitu, jerawat adalah kondisi umum, yang mana sebagian besar orang pernah mengalaminya. Nah, dari klasifikasinya sendiri, terdapat 6 jenis bintik jerawat, yaitu komedo putih, komedo hitam, pustula, papula, nodul dan kista.

Berikut penjelasan singkatnya:

  • Pustula: merupakan benjolan yang berukuran kecil dan ujungnya ada tumpukan nanah.
  • Papula: merupakan benjolan yang juga berukuran kecil, namun teksturnya lunak dan warnanya merah.
  • Nodul: tergolong ke dalam kategori jerawat yang berat dan parah. Cirinya benjolan berukuran besar, keras serta terasa sakit.
  • Kista: mirip dengan Nodul, namun kista berisikan nanah. Mirip seperti bisul. Karena tergolong parah, setelah sembuh Kista dapat menyisakan bekas luka permanen.

Dari segi usia, rata-rata orang yang mengalami masalah jerawat adalah yang berusia di bawah 28 tahun. Dan kelompok usia remaja yang paling rentan mengalami jerawat, yakni dengan rentang usia 14-19 tahun.

Walaupun jerawat biasanya hilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia, namun pada beberapa kejadian, masih ada yang mengalami jerawat pada usia 20-an lebih.

Dan jika dibuat perbandingan, ternyata wanita yang berusia 20-an berisiko 5 kali lebih besar kemungkinannya mengalami masalah jerawat dibandingkan dengan laki-laki dengan usia yang sama.

Penyebab timbulnya jerawat

Cara menghilangkan jerawat - Penyebab timbulnya jerawat
via Pixabay.com @ Kjerstin_Michaela

Munculnya jerawat dapat disebabkan karena terjadinya sumbatan pada folikel rambut akibat adanya kombinasi kotoran, sel kulit mati dan sebumSebum adalah zat yang dihasilkan oleh kelenjar minyak untuk mencegah kulit mengalami kekeringan.

Kemudian sumbatan tersebut mengakibatkan terjadinya peradangan akibat adanya infeksi bakteri. Sumbatan folikel ini ada beberapa macam. Seperti sumbatan folikel yang menjadikan pori-pori terbuka, ini akan mengakibatkan munculnya komedo hitam.

Sedangkan sumbatan folikel yang letaknya berada pada bawah permukaan kulit akan mengakibatkan adanya tonjolan dan komedo putih. Sejatinya komedo dan jerawat biasa tidak boleh dianggap hal sepele, karena jika dibiarkan bisa saja menjadi semakin parah.

Karena sering terjadi jerawat parah (pustula, papula, nodul bahkan kista) yang awalnya bermula dari munculnya jerawat biasa. Dan berikut merupakan beberapa hal yang dapat menjadi penyebab jerawat:

1. Perubahan hormon

Perubahan kadar hormon menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat. Terutama pada orang-orang dewasa. Dan berdasarkan gender, jika dibuatkan perbandingan, dari 10 kasus jerawat, 8 diantaranya dialami oleh wanita. Sisanya terjadi pada pria.

Mengapa demikian?

Karena wanita lebih sering mengalami perubahan hormon. Terutama pada masa-masa tertentu seperti pada masa menstruasi atau kehamilan. Pada masa menstruasi, jerawat lebih sering muncul. Sedangkan pada masa kehamilan, umumnya jerawat hanya terjadi pada 3 bulan pertama masa kehamilan.

2. Pubertas

Kebanyakan tentu dialami oleh kelompok usia remaja. Karena pada masa pubertas, tingginya hormon testosteron berbanding lurus dengan tingginya produksi sebum oleh kelenjar minyak.

Juga seringkali terjadi keberadaan sebum terlampau banyak dari apa yang dibutuhkan oleh kulit. Sehingga jerawat mudah muncul.

3. Pemakaian kosmetik

Ada sebagian orang yang kulitnya sensitif. Ditambah lagi dengan pemilihan kosmetik dengan bahan tertentu yang tidak cocok.

Hal tersebut dapat mengakibatkan timbulnya jerawat yang membandel.

Banyak beredar dipasaran, produk makeup yang memiliki komposisi dari bahan yang dapat dengan mudah menyumbat pori-pori kulit.

Dan untuk kamu yang sedang berjerawat, usahakan hindari beberapa kosmetik yang memiliki bahan berikut ini:

  • Alcohol
  • Coconut Oil
  • Talc
  • Parfum/Pewarna
  • Paraben dan Phthalates
  • Petrochemical
  • Acrylic
  • Silicone

4. Iritasi

Adanya tekanan atau gesekan yang terjadi secara terus menerus antara kulit dan benda yang dikenakan bisa mengakibatkan timbulnya jerawat.

Contohnya bintik atau jerawat pada punggung akibat dari seringnya mengenakan tas ransel. Atau bintik di kening karena sering menggunakan ikat kepala.

5. Merokok

Selain dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit kronis dan berbahaya, ternyata rokok juga dapat mengakibatkan munculnya jerawat.

Atau membuat jerawat semakin menjadi-jadi.

Hal tersebut berdasarkan temuan dari penelitian yang diadakan oleh para ahli. Pengamatan dilakukan pada 1000 perempuan, hasilnya 42% wanita perokok wajahnya berjerawat.

6. Stress

Jika sedang mengalami stress, semua bagian tubuh akan terganggu. Namun, yang paling terlihat adalah jerawat.

Contoh ketika menjalani interview kerja atau sedang menghadapi ujian, umumnya akan terlihat bintik-bintik merah pada wajah.

Ketika dalam keadaan stress, maka sebum yang dihasilkan dari kelenjar minyak akan mudah sekali muncul. Sehingga jerawat juga mudah terbentuk.

7. Obat-obatan

Obat lihium, antiepilepsi, steroid atau beberapa suplemen vitamin B2, B6 dan B12 umumnya dapat memicu terjadinya jerawat.

8. Keturunan

Jika orang tua kita pernah atau masih memiliki masalah kulit seperti jerawat, maka kemungkinan besar kita juga akan berisiko mengalaminya juga.

Diagnosis jerawat

Untuk dapat mengukur seberapa kronisnya keadaan jerawat, dapat digolongkan menjadi:

  • Ringan
    Umumnya hanya berbentuk komode hitam atau komedo putih saja ditambah dengan sedikit papula dan pustula.
  • Menengah
    Terdapat beberapa papula dan pustula pada bagian wajah.
  • Cukup parah
    Ketika papula dan pustula keberadaannya sudah terbilang cukup banyak. Termasuk di punggung dan dada.
  • Parah
    Kondisi di mana terdapat banyak sekali pustula dan nodul di banyak bagian tubuh yang disertai rasa sakit.

Cara menghilangkan jerawat dengan bahan alami

Setelah tahu apa saja penyebab jerawat, sekarang mari kita bahas cara menghilangkan jerawat.

Mulai dari melakukan hal yang paling mudah yaitu dengan memencetnya, menggunakan bahan alami, menggunakan obat herbal hingga menggunakan obat lainnya.

Dari semua cara tersebut, ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Bagi kamu yang ingin menghilangkan jerawat namun dengan biaya yang terjangkau, cobalah dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti berikut ini:

1. Madu dan alpukat

Cara menghilangkan jerawat dengan madu dan alpukat

Kandungan vitamin E yang kaya dalam alpukat menembus pori-pori kulit sehingga bisa membantu mengurangi radang pada kulit.

Sedangkan kandungan hidrogen peroksida yang ada pada madu memiliki sifat anti-bakteri.

Sehingga gabungan madu dan alpukat dapat digunakan sebagai cara alami menghilangkan jerawat.

Cara menghilangkan jerawat dengan madu dan alpukat.

  • Bagi aplukat menjadi 2 bagian. Tumbuk 1 bagian sampai halus, lalu masukkan 1 sendok makan madu.
  • Disarankan untuk cuci muka terlebih dahulu
  • Kemudian campuran alpukat dan madu tersebut, gunakan pada wajah untuk dijadikan masker.
  • Untuk hasil maksimal, diamkan kurang lebih 15 menit
  • Setelah itu baru bersihkan dengan air hangat

Mudah sekali bukan?

2. Soda kue dan air

Cara menghilangkan jerawat dengan soda kue dan air

Bahan yang dikenal juga dengan baking soda bukan hanya bisa untuk bahan adonan kue saja, tapi juga bisa untuk membantu menghilangkan jerawat.

Cara ini bisa sekaligus digunakan sebagai cara menghilangkan jerawat batu secara alami.

Soda kue berfungsi untuk menyeimbangkan kadar pH pada kulit. Dengan begitu, jerawat dapat dicegah.

Tidak hanya itu, soda kue juga dapat berfungsi sebagai anti-inflamasi dan antiseptik sehingga dapat membantu menyembuhkan jerawat yang membandel.

Cara penggunaannya sebagai berikut.

  • Tambahkan 2 sendok makan soda kue dengan air sampai menjadi kental
  • Disarankan cuci muka terlebih dahulu
  • Gunakan pada wajah sampai rata
  • Untuk hasil maksimal, tunggu hingga 15 menit
  • Bilas dengan air hangat

Efek samping dari penggunaan bahan ini, kulit wajah akan terasa kering. Disarankan untuk menggunakan pelembab bila telah selesai.

3. Madu dan yogurt

Cara menghilangkan jerawat dengan madu dan yogurt

Kandungan asam laktat, bakteri baik dan asam alfa hidroksi yang terdapat pada yogurt bisa mambantu menghilangkan sel kulit mati.

Karena sel kulit mati merupakan salah satu hal yang menyebabkan sumbatan pada pori-pori, sehingga jerawat muncul.

Untuk itu, kombinasi madu dan yogurt dapat membantu menghilangkannya secara alami.

Cara menghilangkan jerawat dengan madu dan yogurt:

  • Campurkan 2 sendok makan yogurt dan 1 sendok makan madu
  • Lalu aduk hingga rata
  • Hasil maksimal bisa didiamkan selama 15 menit
  • Baru bisa dibilas dengan air hangat

4. Lemon

cara menghilangkan jerawat dengan lemon

Peradangan akibat jerawat pada wajah dapat dikurangi dengan kandungan asam askorbat-L yang ada pada lemon.

Begitu pula dengan masalah pori-pori yang tersumbat juga bisa dibersihkan dengan kandungan asam tersebut.

Selain jerawat, lemon juga bisa membantu wajah terlihat lebih cerah dan dapat menjadi cara menghilangkan bekas jerawat.

Cara menghilangkan jerawat dengan lemon:

  • Potong lemon menjadi 2 bagian
  • Peras airnya
  • Oles dan ratakan pada wajah
  • Hasil maksimal, diamkan selama 15 menit
  • Bersihkan dengan cara bilas dengan air hangat

5. Pisang dan kunyit

Cara menghilangkan jerawat dengan pisang dan kunyit

Kandungan potasium, antioksidan serta vitamin E yang terdapat pada pisang dapat membantu kulit wajah untuk terlihat lebih cerah dan lembap.

Bakteri penyebab jerawat juga dapat dilawan dengan kandungan lektin yang ada pada pisang.

Sedangkan kandungan kurkuminoid yang ada pada kunyit mampu membantu mengobati peradangan pada wajah.

Cara pembuatan:

  • 1 buah pisang dihaluskan
  • Masukkan 1/2 sendok makan kunyit yang sudah berbentuk serbuk
  • Masukkan 1/2 sendok makan soda kue
  • Aduklah hingga tercampur rata

Gunakan pada area wajah yang sudah bersih, disarankan cuci muka terlebih dahulu. Lalu, tunggu hingga 15 menit untuk hasil maksimal.

Bilas dan bersihkan dengan air hangat. Jika merasa kulit wajah kering, pakailah pelembap.

6. Bawang putih

Cara menghilangkan jerawat dengan bawang putih

Ternyata bawang putih tidak hanya dapat digunakan untuk bumbu masakan saja, namun juga bisa digunakan untuk membantu mengurangi radang pada kulit.

Hal tersebut karena adanya peranan beberapa kandungan dalam bawang putih, diantaranya anti jamur, anti virus, anti oksidan, zat sulfur dan antiseptik.

Cara menghilangkan jerawat dengan bawang putih.

  • Cara pertama, bawang belah menjadi dua bagian. Bisa langsung digosokkan pada bagian kulit yang berjerawat. Diamkan 15 menit. Bilas dengan air hangat.
  • Cara kedua, bawang dihaluskan terlebih dahulu baru kemudian diletakkan pada bagian yang berjerawat. Diamkan 15 menit. Bilas dengan air hangat.

7. Tomat

Cara menghilangkan jerawat dengan tomat

Kandungan vitamin A dan vitamin C pada tomat yang melimpah dapat membantu mengobati jerawat bandel.

Penggunaan:

  • Cara pertama, yaitu dengan cara mengiris tipis-tipis tomat, lalu letakkan irisan tersebut pada bagian wajah. Diamkan 15 menit. Cuci muka.
  • Cara kedua, tomat dihaluskan terlebih dahulu dengan blender, 1 buah juga cukup, lalu letakkan pada wajah. Biarkan 15 menit. Dan bersihkan dengan air hangat.

8. Lidah buaya

Cara menghilangkan jerawat dengan lidah buaya

Senyawa aktif polifenol yang terdapat pada lidah buaya dapat berperan sebagai anti-bakteri, sehingga dapat membantu menghilangkan jerawat.

Caranya menghilangkan jerawat dengan lidah buaya:

  • Kupas kulit lidah buaya
  • Haluskan dagingnya dengan menggunakan sendok sampai berbentuk seperti gel
  • Terapkan pada wajah
  • Untuk hasil maksimal, biarkan selama kurang lebih 30 menit
  • Bersihkan dengan air hangat

Untuk mendapatkan hasil yang baik, disarankan melakukannya secara rutin. Jerawat akan perlahan hilang.

9. Mentimun

Cara menghilangkan jerawat dengan mentimun

Pada mentimun, terdapat kandungan vitamin A, vitamin B, vitamin C dan kadar air yang tinggi. Juga terdapat mineral yakni kalium, magnesium, silika dan mangan.

Selain itu, mentimun juga punya efek pendingin, pembersih dan sifat diuretik. Maka, mentimun bisa membantu menghilangkan jerawat.

Penggunaannya ada 2 cara:

  • Pertama, mentimun diiris tipis lalu letakkan pada bagian wajah
  • Kedua, timun dihaluskan terlebih dahulu dengan blender, setelah menjadi jus lalu oleskan pada wajah. Hasil maksimal biarkan 15 menit. Lalu bersihkan dengan air hangat.

10. Kulit jeruk

Cara menghilangkan jerawat dengan kulit jeruk

Jeruk memiliki banyak sekali manfaatnya. Bukan hanya dagingnya, tapi kulitnya juga berguna bagi kesehatan.

Pada kulit jeruk, terdapat kandungan vitamin A, vitamin C, flavonoid, kandungan serat yang tinggi serta antioksidan.

Maka, pori-pori yang terbuka dapat dibantu rapat dan mengecil kembali dengan kulit jeruk.

Selain itu, juga dapat membantu menyegarkan kulit kusam, melenyapkan sel kulit mati dan menghilangkan noda.

Cara penggunaannya:

  • Jemur terlebih dahulu kulit jeruknya hingga kering
  • Tumbuk sampai benar-benar halus
  • Tambahkan air secukupnya
  • Balurkan pada wajah
  • Hasil maksimal, tunggu 15 menit
  • Bersihkan dengan air hangat

11. Putih telur

Cara menghilangkan jerawat dengan putih telur

Dindin sel bakteri penyebab jerawat dapat dihancurkan oleh kandungan enzim lysozim yang ada pada putih telur.

Selain itu, bisa juga untuk membantu mengurangi kadar minyak berlebih dan menyempitkan ukuran pori-pori kulit.

Untuk mengurangi bau amis dari putih telur, bisa disiasati dengan menambahkan perasan lemon atau perasan jeruk nipis.

Cara menghilangkan jerawat dengan putih telur:

  • Ambillah sebuah telur, lalu pisahkan antaranya putih dan kuningnya
  • Gunakan putih telur, kocok hingga jadi mengembang
  • Tambahkan 1 sendok makan air perasan lemon atau jeruk nipis
  • Balurkan pada wajah hingga merata
  • Biarkan selama 15 menit untuk hasil maksimal
  • Jika sudah, bersihkan dengan air hangat

12. Pepaya dan madu

Cara menghilangkan jerawat dengan pepaya dan madu

Kandungan enzim papain yang ada pada buah pepaya bisa membantu menghilangkan sel kulit mati.

Sedangkan kandungan anti-oksidannya dapat membuat kulit wajah lebih cerah, membantu mengatasi kemerahan pada kulit dan mengurangi radang.

Begini caranya:

  • Potong pepaya bentuk dadu
  • Haluskan pepaya dengan blender hingga menjadi jus
  • Tambahkan 1 sendok makan madu
  • Balurkan pada bagian wajah yang berjerawat
  • Biarkan selama kurang lebih 20 menit
  • Jika sudah, jangan lupa bersihkan dengan air hangat

13. Daun pepaya

Cara menghilangkan jerawat dengan daun pepaya

Selain buahnya, ternyata daun pepaya juga bisa digunakan sebagai cara menghilangkan jerawat secara alami lho.

Dengan adanya senyawa karpain yang ada di dalamnya, dapat membantu menghilangkan mikro organisme yang merugikan kulit.

Caranya seperti ini:

  • Siapkan kurang lebih 4 lembar daun pepaya
  • Jemur sampai kering
  • Tumbuk daun yang sudah kering hingga menjadi serbuk sampai halus
  • Tambahkan air secukupnya hingga menjadi seperti cream atau pasta
  • Balurkan pada area wajah hinga menjadi masker
  • Biarkan selama 30 menit untuk hasil maksimal
  • Jika sudah, bersihkan dengan air hangat

14. Cuka sari apel

Cara menghilangkan jerawat dengan cuka sari apel

Kandungan serat tinggi, vitamin dan mineral yang kaya menjadikan buah apel sebagai salah satu bahan cuka.

Nah, cuka yang berbahan dasar buah apel ini mempunyai kandungan anti mikroba dan asam asetat yang tinggi.

Caranya sangat mudah:

  • Basahi kapas dengan cuka apel secukupnya
  • Oleskan pada bagian wajah yang berjerawat
  • Untuk hasil yang maksimal, tunggu hingga 20 menit
  • Jika sudah, bersihkan dengan air hangat

Disarankan melakukan cara ini sebelum tidur lalu biarkan hingga semalaman untuk hasil yang lebih maksimal.