Bunga Tulip: Sejarah dan gambarnya yang indah

BUNGA TULIP merupakan bunga yang menjadi lambang nasional beberapa negara di dunia, diantaranya adalah negara Iran dan negara Turki. Bahkan lambang negara Iran sendiri berbentuk menyerupai bunga tulip, yang mana hal tersebut merupakan sebuah simbol untuk mengenang para pahlawan yang telah gugur.

Hal tersebut juga salah satunya dibumbui dengan hal mitos purba yang beredar di Iran, bahwa ketika ada pahlawan patriotik yang gugur, maka nantinya setangkai bunga tulip akan mekar di makamnya tersebut.

Sedangkan di Turki, bunga tulip juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Bunga tulip menjadi ikon banyak kota-kota yang ada di Turki, salah satunya adalah Istanbul. Bunga tulip ini banyak ditanam di taman, sehingga taman menjadi lebih indah.

Karenanya, di Istanbul sering diadakan acara tahunan, festival yang menampilkan keindahan dan pesona bunga tulip. Acara tersebut bertajuk Istanbul Tulip Festival. Tak heran, acara tersebut bisa menarik banyak turis dan wisatawan.

Acara tersebut seringkali dipakai oleh pengunjung sebagai momen untuk berfoto-foto. Mereka tak ingin melewatkan begitu saja keindahan dan keelokan dari bunga tulip.

Selain itu, bunga tulip juga seperti sudah menjadi ikon atau simbol negara lainnya juga. Dan diantara yang paling terkenal adalah Belanda. Setelah terkenal dengan kincir angin, pasti hal yang ada di benak banyak orang adalah bunga indah yang satu ini.

Kita intip dulu sejarah dari bunga ini yuk!

Bunga tulip ini pada awalnya berasal dari Asia Tengah, tumbuh subur di daerah pegunungan Pamir, Stepa, dan pegunungan Hindu Kush. Bunga ini merupakan tumbuhan yang termasuk ke dalam keluarga Liliaceae.

Simak juga video perjalanan Ustadz Khalid Basalamah di atas, ketika mengunjungi Turki, beliau sempat singgah di kota Instanbul dan menerangkan kepada kita, dari mana asal bunga tulip ini.

Tulip seperti turban

Foto dictyon.net

Dan pada sekitar tahun 1.000 masehi, bunga Tulip mulai dibudidayakan oleh orang-orang Turki pada zaman kekaisaran Ottoman.

Itulah mengapa tanaman tersebut dinamakan “Tulip”, karena itu berasal dari bahasa Turki, yang artinya “Turban” karena bunga tersebut bentuknya mirip seperti penutup kepala yang sering dikenakan oleh orang-orang Turki.

Nah, baru setelah itu, bunga tulip semakin menyebar dan dikenal sampai ke Belanda. Adalah seorang ahli botani yang bernama Carolus Clusius yang mendapat hadiah dari duta besar Konstantinopel, yang kemudian bunga tersebut ia tanam di taman botani Hortus Botanicus Leiden.

Dan sekarang, seiring dengan kepopulerannya, bunga tulip ini sudah semakin menyebar dan dibudidayakan di berbagai negara di dunia, salah satunya di negara kita sendiri, Indonesia. Kamu bisa melihat pesona dan keindahan bunga tulip ini di Taman Bunga Nusantara, Cipanas.

Mengingat bunga tulip hanya dapat tumbuh di tempat yang mempunyai suhu udara dingin saja, itulah mengapa bunga tulip di Indonesia agak jarang ditemukan. Jadi, hanya di beberapa tempat saja, seperti daerah Puncak, Dieng, dll.

Ternyata bunga tulip ini mempunyai banyak sekali jenisnya, ada sekitar 100 jenis yang menyebar di seluruh penjuru dunia. Dan dari sekian banyak jenisnya tersebut, bunga tulip dapat digolongkan berdasarkan waktu berbunganya, yakni: tulip yang berbunga lebih awal (tergolong cepat), tulip yang berbunga sedikit lambat dan tulip yang berbunga lambat.

Mari lihat pesona keindahan bunga tulip dari berbagai taman di berbagai negara berikut ini:

Gambar bunga tulip di taman Keukenhof

Foto gambar bunga tulip Keukenhof

Foto Pixabay.com @ Ellen26

Bunga tulip Belanda ini tumbuh subur dan indah di taman Keukenhof. Yang mana taman tersebut merupakan salah satu taman yang terkenal akan bunga tulipnya. Keindahan dari bunga tulip putih dan pink menyatu dengan keindahan danau buatan, menjadikannya perpaduan yang sangat memesona.

Terdapat sekitar 7 juta kuntum bunga (dari berbagai jenis dan spesies) yang ditanam dalam rentan waktu setahun, menjadikan taman Keukenhof salah satu taman bunga terbesar di dunia dalam kurun waktu 50 tahun.

Foto bunga tulip di Amsterdam

Gambar bunga tulip di Amsterdam

Foto Flickr.com @ CaBLe27

Di kota Amsterdam juga terdapat bunga tulip, yang keindahannya tak kalah dengan yang di taman Keukenhof. Belanda memang salah satu negara yang terkenal dengan hamparan taman bunga tulipnya, salah satunya ya di kota Amsterdam ini.

Warna merah sedikit kekuningan pada tulip ini sungguh indah. Dan yang lebih asyiknya lagi, “Untuk menikmati keindahan bunga tulip ini kita tidak perlu bayar, kecuali kalau metik”, data dari serbalanda.wordpress.com (20 Jan, 2016).

Gambar bunga tulip di Cheam Peak, Kanada.

Foto bunga tulip di Cheam Peak, Canada.

Foto Flickr.com @ druclimb

Tak kalah indah dengan tulip yang di Belanda, bunga tulip ungu yang berada di Kanada ini juga sangat memesona. Karena ada pemandangan gunung di belakangnya. Di tempat ini juga sering diadakan acara festival bunga tulip.

Bunga tulip yang terhampar pada padang yang sangat luas, dengan berbagai macam warna yang terhampar dengan rapi. Sungguh sebuah keindahan yang tidak akan terlupakan.

Foto bunga tulip di Istanbul, Turki.

Foto/gambar bunga tulip di yang ada di kota Istanbul.

Foto Flickr.com @ sarah_c_murray

Bunga tulip yang ada di sini juga sama indah & eloknya. Tulip yang berada pada taman di kota Istanbul ini membuat para pengunjung betah berlama-lama, baik itu hanya untuk jalan-jalan, foto-foto dan melepas rasa penat. Rasanya, pikiran yang tadinya stres akan menjadi segar kembali dengan melihat bunga tulip ini.

Setelah kita melihat bunga tulip yang tumbuh di berbagai negara, sekarang mari kita bahas jenis-jenisnya. Untuk dapat lebih memudahkan, tulip dikelompokkan berdasarkan:

Tulip yang dapat berbunga lebih awal (cepat)

  • Single Early
    Mahkota bunga tulip ini hanya ada 6 dan pada bulan April baru bisa berbunga. Ciri lainnya dapat dilihat dari bentuknya yang pendek, tidak terlalu tinggi, berkisar antara 20-30 cm saja. Dan lapisan daun mahkotanya hanya satu lapis.
  • Double Early
    Jenis ini mempunyai daun mahkota yang lebih banyak, yaitu 6. Dapat mempunyai ukuran tinggi berkisar antara 20-30 cm. Tulip jenis ini bunganya dapat bertahan lebih lama dan batangnya lebih kuat. Pada bulan April waktu berbunganya.
  • Kaufmaniana
    Jenis ini merupakan jenis tulip yang paling cepat berbunga, bahkan terkadang pada bulan Maret sudah bisa berbunga, seperti yang sering terjadi di Washington D.C. Tapi, lebih sering berbunga di awal April. Mempunyai ciri fisik batang yang pendek dan bunga berbentuk bintang segi enam serta lebar. Tingginya dapat tumbuh hingga 10-20 cm.
  • Fosteriana
    Tulip yang paling mudah untuk berkembang biak. Waktu berbunga pada awal April. Dapat tumbuh hingga 25-51 cm.

Tulip yang berbunga sedikit lambat

  • Triumph
    Jenis ini mempunyai ciri bunga yang berbentuk bulat (oval atau lonjong) khas tulip. Lebih bisa bertahan dalam berbagai kondisi cuaca, termasuk cuaca buruk. Karenanya, jenis ini banyak di manfaatkan sebagai bunga potong. Mampu tumbuh hingga 25-41 cm. Waktu berbunga pada pertengahan bulan April.
  • Darwin Hybrid
    Ciri utamanya adalah bunganya berukuran besar. Paling besar jika dibandingkan dengan jenis tulip lainnya. Penanamannya mudah, lebih tahan terhadap gangguan virus dan batangnya kuat, sehingga sering dikembangbiakan secara masif untuk bunga potong dan sering ditanam di banyak taman bunga. Dapat tumbuh hingga 30-51 cm. Waktu berbunga pada pertengahan bulan April.
  • Greigii
    Jenis ini dapat tumbuh hingga 20-30 cm. Waktu berbunga pada awal bulan April. Mempunyai ciri bunga berukuran sedang dan batangnya kokoh.

Tulip yang berbunga lambat

  • Single Late
    Mempunyai ciri fisik batang yang kokoh dan panjang. Dapat tumbuh hingga 37-76 cm. Waktu berbunga pada akhir bulan April. Berbunga lambat dan hanya mempunya satu lapis daun mahkota.
  • Double Late
    Ciri fisiknya mempunyai daun mahkota yang berlapis-lapis dan bunganya berukuran besar. Karena ukurannya yang besar, jika terkena hujan lebat dan angin kencang secara langsung, bunganya akan rusak. Jadi, tulip jenis ini harus ditanam pada tempat tertentu saja. Dapat tumbuh hingga 30-41 cm. Waktu berbunga pada akhir bulan April.
  • Lily-flowered Tulip
    Jenis ini terlihat mirip seperti bunga Lili, karena mempunyai ciri tepi daun mahkota yang terbelah dan berbentuk runcing. Dapat tumbuh hingga 36-76 cm. Waktu berbunga pada akhir bulan April.
  • Fringed Group
    Ciri yang paling terlihat dari jenis ini adalah pada tepi daun mahkotanya seperti dihiasi kristal atau rumbai-rumbai. Bunganya tahan lama dan terlihat sangat indah. Dapat tumbuh hingga 20-76 cm. Waktu berbunga pada akhir bulan April. Jenis ini dikenal juga dengan bunga tepi kristal.
  • Viridiflora
    Mempunyai ciri garis vertikal hijau dari bawah hingga tepi atas daun mahkotanya. Jenis ini juga sering digunakan sebagai bunga potong. Dapat tumbuh hingga 41-61 cm. Waktu berbunga pada akhir bulan April.
  • Rembrandt
    Jenis ini merupakan jenis yang mengalami perubahan warna akibat gangguan beberapa jenis virus. Awalnya, belum banyak yang mengetahui bahwa motif warna yang indah seperti coretan kuas itu disebabkan oleh virus. Sehingga, pada abad ke-17 sampai abad ke-18 bunga jenis ini dijual dengan harga yang sangat mahal. Namun sekarang, sudah digantikan dengan bunga yang tidak berpenyakit. Waktu berbunga pada akhir bulan April.
  • Parrot
    Ciri utama dari jenis ini terlihat dari daun mahkota yang berbentuk seperti bulu unggas. Yang banyak beredar sekarang ini, memiliki batang yang kokoh. Berbeda dengan dulu yang batangnya lemah. Dapat tumbuh hingga 31-41 cm. Waktu berbunga pada akhir bulan April.