Begini cara menanam bunga tulip di Indonesia

Cara menanam bunga tulip di Indonesia tentu berbeda dengan cara menanam di negara asalnya. Namun bukan hal yang mustahil jika hendak mencobanya di Indonesia.

Hal tersebut disebabkan karena faktor cuaca dan iklim yang tentu saja berbeda. Umumnya, bunga tulip akan tumbuh di daerah sub-tropis.

Yang mana hal tersebut merupakan habitat alami bunga tersebut, dengan kondisi yang tidak terlalu dingin juga tidak terlalu panas.

Namun demikian, tulip tetap dapat tumbuh di negara tropis seperti negara kita, Indonesia. Hanya saja perlu usaha ekstra untuk melakukannya.

Juga perlu perlakuan khusus perihal pemilihan media atau tempat tanamnya serta suhu lingkungannya.

Jika tempatnya terlampau panas, maka tulip akan mati. Atau bisa bertahan hidup namun tidak berbunga. Kondisi tersebut tentu tidak diharapkan.

Nah, yang pas adalah tempat dengan kondisi sejuk, maka hasilnya tulip akan berbunga dan tumbuh indah seperti tumbuh di tempat asalnya yaitu Eropa.

Lantas, bagaimana cara menanam bunga tulip di Indonesia?

Cara menanam bunga tulip di Indonesia

via Pixabay.com @ benscherjon

Pertanyaan mulai muncul, apa bisa di daerah tropis seperti Indonesia ini bunga tulip tumbuh? Jawabannya tentu saja bisa.

Beberapa faktor yang harus diperhatikan jika hendak menanam bunga tulip adalah kondisi tanah, kelembaban udara dan cuaca.

Tulip sangat senang berada di daerah dingin/sejuk, kondisi kelembaban udara yang sedang dan komposisi tanah yang sedikit berpasir.

Maka, area yang bisa dengan mudah memenuhi kriteria tersebut adalah di pegunungan. Biasanya sejuk, agak berpasir dan lembab.

Namun di dataran rendah juga bukan berarti tidak bisa. Asal masih bisa memenuhi kriteria, tulip masih bisa dapat tumbuh dan mekar dengan baik kok.

Kurang lebih, berikut langkah-langkahnya jika hendak menanam bunga tulip di Indonesia:

1. Pembibitan

Yang paling awal sekali, hendaknya tentukan jenis tulip yang ingin ditanam. Jika sudah dapat benihnya, selanjutnya rendam dengan volume air menutupi setengah biji/benih tulip.

Berikutnya, masukkan bibit dalam wadah tersebut ke dalam lemari pendingin (kulkas), tapi bukan freezer. Simpan dalam kulkas selama 2 minggu atau tumbuh tunas sekitar 1 cm.

2. Mempersiapkan media tanam

Kondisi tanah yang disukai tulip adalah tanah yang bercampur pasir dengan kelembaban rendah. Untuk membuatnya, tentu harus dilakukan sedemikian rupa agar bagus.

Ambil tanah pekarangan ukuran diameter 15 cm dengan kedalaman sekitar 30 cm. Masukkan batu kerikil yang kecil hingga mencapai ketebalan 3 cm pada bagian dasar media tanam.

Berikutnya, tambahkan pasir, kompos dan tanah biasa dengan perbandingan 1:2:3 hingga mencapai ketebalan 25 cm. Lalu timbun lagi dengan menambahkan pasir kasar hingga 2 cm ketebalannya.

3. Penanaman

Jika bibit sudah muncul tunas sekitar 1 cm, bisa langsung dipindahkan ke media tanam yang sudah dibuat.

Bibit diletakkan pada bagian tengah media tanam. Berikan jarak antar bibit satu dengan bibit lainnya sekitar 12-15 cm.

Agar mendapatkan hasil yang cepat dan maksimal, pastikan tunas jangan tertutup tanah.

4. Cara perawatan

Untuk mendapatkan tulip yang indah dan bagus, tentu memerlukan perawatan yang rutin.

Perawatan bunga tulip tergolong cukup mudah, hanya membutuhkan perhatian saja.

Dalam artian, jika sedang musim penghujan, pastikan mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Dan jika dalam keadaan musim kemarau, melakukan penyiraman dengan rutin.

Jika usia tanam sudah lebih dari 3 minggu, porsi penyiraman bisa dikurangi.

Pada usia tanam satu setengah bulan, berikan pupuk. Jika pupuk yang diberikan adalah pupuk NPK/kimia, cukup berikan 2 sendok saja per tanaman.

Sedangkan apabila jenis pupuknya itu pupuk organik/kandang/kompos, bisa dinaikkan porsinya menjadi 4-5 sendok per tanaman.

5. Panen

Jika keempat hal sebelumnya: mulai dari pemilihan bibit, media tanam, cara penanaman dan perawatan dilakukan dengan baik, maka sekarang saat yang mebahagiakan dimulai.

Biasanya pada masa tanam 8 bulan, tulip sudah bisa dipetik. Dan kuncup bunga baru akan mekar kembali setelah 3 minggu masa panen.

Pada masa seperti ini, tulip sudah bisa dijual, baik itu dalam bentuk batangan atau dalam bentuk buket.

Namun jika bunga tersebut tidak dipetik, maka akan gugur dengan sendirinya dan mekar kembali secara alami.

Tags:,