Bunga teratai

Bunga Teratai: Manfaat, keunikan, jenis dan gambarnya (Lengkap)

BUNGA TERATAI — Jika membahas hal yang berhubungan dengan tanaman, nampaknya akan banyak sekali topiknya. Karena tanaman memiliki banyak variasinya. Mulai dari tanaman hias hingga tanaman potong. Mulai tempat hidupnya di daerah yang tandus hingga daerah yang subur. Dan masih banyak lagi.

Namun sekarang, kita akan membahas tentang salah satu jenis tanaman berbunga yang area tempat hidupnya berada di perairan yang tenang, yaitu bunga teratai. Ya, bunga yang sering kita jumpai di kolam, rawa atau sungai. Cek juga gambar bunga teratai di sini, ya.

Bunga teratai atau biasa disebut Nymphaea merupakan genus tanaman air yang berasal dari suku Nymphaeaceae. Tanaman ini dalam bahasa Inggris biasa disebut dengan water-lily (waterlily). Nah, di Indonesia sendiri, teratai sering digunakan untuk menyebut tanaman genus Nelumbo (lotus).

Dahulu, banyak orang mengira bahwa genus Nelumbo itu sama seperti genus Nymphaea (teratai). Padahal, genus Nelumbo bunganya tumbuh di atas permukaan air (tidak mengapung). Ciri lainnya daun berbentuk lingkaran & kelopak bersemu warna merah. Sedangkan teratai berwarna putih hingga kuning.

Bunga teratai ini biasanya dapat terlihat di area perairan yang tenang. Tumbuh dari tangkai dan rizoma (rimpang) yang berada di dalam lumpur pada dasar air. Daun memiliki bentuk bundar atau oval dan di tengahnya ada tangkainya. Dan daun tersebut tidak memiliki kandungan lilin.

Ukuran diameter bunganya berkisar antara 5-10 cm. Bunganya tersebut terdapat pada tangkai, yang mana berasal dari perpanjangan dari rimpangnya. Teratai memiliki banyak jenis, ada kurang lebih 50 spesies. Seluruh spesies tersebut tumbuh di wilayah tropis hingga subtropis di seluruh dunia.

Walaupun teratai sangat identik dengan negara Jepang, Korea dan beberapa negara di Asia lainnya, namun ternyata pada awalnya teratai itu berasal dari Mesir, lho. Karena dulunya teratai banyak ditemukan tumbuh di pinggiran sungai Nil.

Manfaat bunga teratai

Manfaat bunga teratai

Bunga teratai ternyata memiliki berbagai macam manfaat, seperti bisa dijadikan tanaman di kebun atau tanaman yang memiliki kolam karena bunganya sangat indah. Bahkan ada seorang pelukis bernama Claude Monet dari Perancis memiliki karya lukisan bunga teratai yang terkenal.

Selain itu, bunga teratai juga dapat digunakan sebagai bahan pengobatan herbal untuk membantu mengatasi gangguan kesehatan dan berbagai macam penyakit. Dan berikut ini beberapa penyakit dan gangguan kesehatan yang dapat dibantu dengan tanaman teratai, diantaranya:

  • Membantu mengatasi bengkak dan iritasi
  • Membantu mengobati batuk darah
  • Membantu mengobati disentri
  • Membantu mengobati panas dalam
  • Membantu menghilangkan insomnia
  • Membantu menormalkan tekanan darah
  • Membantu mengobati mimisan
  • Membantu menghilangkan stress
  • Membantu mengatasi muntah dan diare
  • Membantu pembentukan sel darah merah
  • Membantu agar gigi tetap kuat
  • Membantu proses diet
  • Memelihara kesehatan mata
  • Dll
BACA  Asal bunga tulip itu dari mana sih?

Keunikan bunga teratai

Keunikan bunga teratai

Tanaman teratai termasuk ke dalam jenis tanaman yang lumayak unik. Mengapa demikian? Karena jika teratai berada dalam air yang berlumpur yang kotor, maka warna bunganya akan lebih cemerlang. Artinya, jika warna merah akan lebih merah, jika merah muda, warnanya akan lebih terang, dan jika putih akan lebih putih.

Hal unik lain dari teratai adalah jika pada waktu pagi hari, bunganya akan mulai terlihat di permukaan air lalu bermekaran, dan jika sudah sore, bunganya kembali kuncup lalu setelah itu tenggelam kembali ke dalam air.

Sejarah bunga teratai

Sejarah bunga teratai

Dalam agama Buddha, teratai merupakan simbol bunga suci. Hal tersebut terlihat dari patung-patung atau ornamen dalam agama Buddha, terdapat unsur ukiran teratai yang sangat terlihat. Dan walaupun teratai dapat dengan mudah dijumpai di daerah tropis, tapi awalnya teratai berasal dari Mesir.

Hal ini bisa dibuktikan dengan adanya peninggalan kuno yang dapat ditemukan di makam Ramses II. Teratai sudah sejak lama dipergunakan sebagai perangkat dalam upacara tradisional masyarakat Mesir kuno. Setelah itu, teratai mulai tersebar dan dibawa ke Assyria (kerajaan Asyur) di daerah Mesopotamia, Irak.

Kemudian, teratai juga dibawa ke daerah Yunani untuk digunakan sebagai persembahan bagi Nymphs atau Nimfa (yang merupakan nama seorang perempuan cantik). Dan sejak itulah, teratai mendapat julukan Nymphaea dalam bahasa latin.

Mangkuk pada zaman Mesir kuno
Sumber Wikipedia

Salah satu mangkuk yang memiliki corak atau desain bunga teratai ditemukan berasal dari Mesir pada abad ke-3 sebelum masehi. Mangkuk tersebut dijajakan ke daerah Mediterania timur, khususnya ke pulau-pulau Anatolia dan Aegean (Asia Kecil).

Jenis-jenis yang berasal dari Mesir ini diantaranya adalah Nympheaea Lotus dan Nympheaea Caerulea. Dan Nympheaea Caerulea merupakan jenis yang paling singkat umurnya, yaitu hanya satu hari saja. Nympheaea Caerulea akan mekar pagi hari dan tenggelam ke dasar air pada malam harinya. Sebaliknya varian Lotus, akan mekar malam dan kuncup pada pagi hari.

Lalu, teratai mulai menyebar ke daerah Tiongkok lewat pengaruh agama Buddha yang awalnya berasal dari India sejak zaman Dinasti Qin (221-206 SM). Pada zaman Dinasti Tang (618-907 M), ajaran Buddha semakin berkembang dan terkenal. Namun sebelum ada ajaran Buddha pun, teratai sudah jadi bagian dari masyarakat Tiongkok.

BACA  Bunga tulip, bunga kebanggaan warga Belanda

Jenis bunga teratai

Teratai memiliki sekitar 50 varietas, jenis atau spesies. Dan hal tersebut tergolong cukup banyak. Spesies tersebut tersebar di seluruh dunia, dan tentu saja juga dapat ditemukan di Indonesia. Namun kali ini, kita tidak akan membahas semuanya, hanya beberapa saja, ya. Dan berikut beberapa jenis tersebut:

Jenis bunga teratai Nymphaea caerulea

Jenis bunga teratai Nymphaea caerulea

Adalah jenis teratai yang berwarna biru. Nama lain juga disebut dengan lotus biru, lotus Mesir biru, blue water lily atau bunga biru yang suci, dan lain lain. Bunga teratai ini memiliki warna biru sedikit keunguan, memiliki bentuk khas teratai.

Memiliki benang sari kuning yang lumayan banyak. Ukuran diameter bunganya adalah sekitar 10 hingga 15 cm. Jenis ini memiliki hal unik, yaitu siklus mekarnya. Jika pagi hari, bunganya akar mekar dan muncul ke permukaan air, lalu kuncup dan tenggelam pada sore harinya.

Jenis teratai Nymphaea heudelotii

Jenis teratai Nymphaea heudelotii
Via Flickr

Heudelotii adalah jenis yang memiliki bunga berwarna ungu muda yang memiliki campuran warna kuning pada bagian tengah bunganya. Memiliki batang yang agak panjang sehingga bunganya tidak bersentuhan langsung dengan permukaan air.

Sedangkan dengan daunnya, masih terlihat sama seperti daun teratai pada umumnya. Hanya saja ada sedikit berbeda di warna dan ukuran daunnya, yang berwarna hijau pucat sedikit kecoklatan, dan ukurannya relatif kecil jika dibandingkan dengan jenis lainnya.

Jenis teratai Victoria Amazonica

Jenis teratai Victoria Amazonica
Sumber via GardenClinic.Com.Au

Victoria Amazonica adalah jenis bunga teratai yang memiliki ukuran sangat besar. Hal tersebut bisa terlihat dari ukuran daunnya yang bisa memiliki diameter hingga 3 meter. Jenis ini bisa tumbuh di perairan dengan kedalaman hingga 8 meter. Tak heran, jenis ini disebut dengan teratai raksasa.

Asal jenis ini tentu dapat dengan mudah ditebak dari namanya. Ya, karena jenis ini berasal dari sungai Amazon. Salah satu sungai terpanjang di dunia ini memang dikenal sebagai tempat tinggal bagi berbagai jenis mahluk hidup dengan ukuran besar, mulai dari flora hingga fauna.

Jenis teratai Nymphaea calliantha Conard

Jenis teratai Nymphaea calliantha Conard
Sumber via InternationalWaterLilyCollection.Com

Jenis ini memiliki warna ungu. Setelah sebelumnya sudah sering melihat teratai yang umumnya berwarna biru atau putih. Nymphaea calliantha Conard merupakan jenis teratai yang berasal dari Afrika. Jenis ini tidak hanya berwarna ungu saja, akan tetapi juga memiliki warna pink tua atau biru. Jika sudah mekar, bunganya bisa memiliki ukuran sekitar 15 cm.

Jenis teratai Nymphaea colorata

Jenis teratai Nymphaea colorata
Sumber via InternationalWaterLilyCollection.Com

Nymphaea colorata merupakan jenis teratai yang berasal dari Afrika Timur. Pada awal abad ke-19 seorang bernama A. Peter menemukan jenis ini untuk pertama kalinya. Jenis ini memiliki warna biru tua bercampur dengan ungu. Bunganya memiliki jumlah kelopak sekitar 13 hingga 15 buah. Bentuknya mirip seperti teratai pada umumnya.

BACA  Bunga mawar putih: Arti & makna serta fakta menariknya

Jenis teratai Nymphaea Gigantea Violacea

Jenis teratai Nymphaea Gigantea Violacea
Sumber via Seerosen.Org

Jenis ini memiliki warna putih bercampur dengan warna ungu pada ujung kelopak bunganya. Jenis ini berasal dari Australia dan Papua New Guinea. Jenis ini termasuk ke dalam jenis teratai yang hidup di wilayah tropis dan sub-tropis. Daunnya memiliki ukuran yang lumayan besar, diameternya bisa mencapai 75 cm. Itulah mengapa nama jenis ini mengandung kata “Giga-ntea”.

Jenis teratai Nymphaea elegans

Jenis teratai Nymphaea elegans
Sumber via JoesNowAquaticPlants.Com

Jenis teratai ini merupakan jenis yang dapat dengan mudah ditemui di Amerika Serikat seperti di kawasan negara bagian Texas, Florida, Louisiana. Juga dapat ditemui di Meksiko dan Kolombia. Klasifikasi jenis teratai ini termasuk ke dalam kingdom plantae, kelas Angiosperms, ordo Nymphaeales, keluarga Nymphaeaceae, genus Nymphaea, dan N. Elegans.

Jenis teratai Nymphaea alba

Jenis teratai Nymphaea alba
Sumber via TheFloweringGarden.Com

Jenis mempunyai beberapa julukan, yaitu dikenal dengan nama bunga teratai putih, European white water lily, white nenuphar dan white water rose. Tempat hidupnya itu di perairan tenang dengan kedalaman berkisar 30 hingga 150 cm. Memiliki benang sari dan kelopak bunga yang berwarna putih cerah menjadikan kombinasi yang indah. Tak heran, jenis ini banyak digemari. Jenis ini banyak ditemukan di Timur Tengah, Afrika Utara dan Eropa.

Jenis teratai Nymphaea ampla

Jenis teratai Nymphaea ampla
Sumber via PanamaSilvestre.Com

Nymphaea ampla merupakan jenis teratai yang tumbuh di kawasan Benua Amerika seperti Karibia, Meksiko, Texas, Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Sekilas jenis ini mirip dengan jenis Alba. Hanya saja daunnya yang sedikit berbeda. Jenis ini mempunyai bentuk daun yang bergerigi lancip serta mempunyai semacam lapisan putih menyelimuti daunnya.

Bentuk fisik daunnya berdiameter 15 hingga 45 cm. Sedangkan diameter bunganya memiliki ukuran 7 hingga 18 cm. Tiap tiap kelopak bunga dari jenis ini memiliki bentuk yang terlihat oval meruncing.

Jenis teratai Nymphaea flavovirens

Jenis teratai Nymphaea flavovirens
Sumber via InternationalWaterLilyCollection.Com

Ciri khas dari jenis ini adalah bunganya memiliki kombinasi putih dengan kuning. Bentuknya masih seperti bunga teratai pada umumnya. Posisi bunga berada lebih tinggi dari permukaan air karena memiliki tangkai yang lumayan panjang.

Jenis teratai Nymphaea Jamesoniana

Jenis teratai Nymphaea Jamesoniana
Sumber via Seerosenforum.De

Memiliki bentuk serta warna yang berbeda dari jenis teratai pada umumnya. Hal tersebut menjadi ciri khas dari teratai jenis ini. Karena umumnya, kelopak teratai itu tipis, namun berbeda dengan jenis ini. Tiap kelopaknya terlihat seperti melebar ke samping dan terlihat lebih tebal.

Jenis teratai Nymphaea capensis

Jenis teratai Nymphaea capensis
Sumber via Wikimedia.Org

Awalnya berasal dari kawasan tropis benua Afrika. Namun setelah itu menyebar ke kawasan tropis lain seperti Florida, Australia, dan kawasan tropis lainnya. Jenis ini lebih bisa bertahan hidup di daerah yang jarang terjadi hujan, bahkan bisa juga bertahan hidup di sungai atau rawa yang kering.